Friday, September 23, 2016

Tutorial Make Fur Bahasa Indonesia



Make Fur adalah salah satu plugin gratis untuk sketchup. Kita bisa mendapatkan plugin make fur dengan gratis pada sketchup extension, itu adalah tempat untuk mendapatkan semua plugin yang dibutuhkan untuk memudahkan penggunaan sketchup. Make fur sendiri tergolong plugin yang mudah cara penggunaannya(menurut pengalaman pribadi).

Baca juga : 4 Plugin yang harus dimiliki pengguna sketchup

Make fur sendiri biasanya digunakan untuk membuat rumput atau karpet 3d secara cepat.  Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan plugin make fur ini, al :

1. Ukuran atau dimensi rumput atau karpet yang akan kita buat
2. Jumlah sebaran per area
3. Tingkat kemiringan dan lengkungan model rumput atau karpet yang akan kita buat

Dengan menggunakan plugin make fur ini kita akan mandapatkan hasil yang sangat sesuai dengan yang kita harapkan. Karena setiap detail dari model 3d rumput kita bisa kita setting sedemikian rupa. Bahkan antara rumput yang satu dengan yang lain bisa mempunyai perbedaan. Baik itu ukuran, sebaran ataupun kemiringan model rumput kita.


Tutorial Make Fur Bahasa Indonesia


Tutorial Make Fur Bahasa Indonesia
Gambar.1 - Fur Setting
Gambar.1 diatas adalah gambar menu awal /fur setting. disana ada beberapa menu untuk setting model yang akan dihasilkan oleh make fur. Sebagai contoh gambar-gambar dibawah ini akan menjelaskan maksud dari menu menu diatas, dan gambar dibawah adalah fur type arch. Biasanya fur type arch ini digunakan jika kita ingin membuat rumput 3d.

1. FUR TYPE

Tutorial Make Fur Bahasa Indonesia
Gambar.2 - fur type

Linear
Bidang seperti segitiga sama sisi
Arch
Bidang melengkung seperti kubah masjid
Leaf
Bidang lancip pada 2 ujungnya
Rectangular
Bidang persegi panjang/segi empat
Box
Bidang menyerupai box

2. DENSITY


Density adalah tingkat kerapatan per meter persegi.Semakin besar nilai densitynya maka semakin rapat sebaran objek yang kita buat. Saya sarankan jangan terlalu besar dalam memberikan nilai density, karena akan berimbas pada ukuran objek.

3. MAX NUMBER


Max number sendiri fungsinya hampir sama dengan density. Semakin besar nilainya maka akan semakin banyak jumlah objek. Perbedaannya adalah jumlah objek pada satu titik. 

4. LENGTH

Tutorial Make Fur Bahasa Indonesia
Length adalah panjang dari objek yang kita buat. Dan jika ingin mendapatkan hasil yang natural, maka pada satu area buat beberapa objek (rumput misalnya) dengan tinggi yang berbeda beda.

5. ROOTWIDTH

Rootwidth adalah menu untuk menentukan lebar bagian bawah atau akarnya. Tapi jika terlalu besar memberikan nilai maka hasilnya akan seperti gambar diatas, terlalu gemuk. Sehingga kurang terlihat natural. Maka cari nilai yang pas untuk rootwidth.

6. STIFNESS

Stifness sesuai dengan artinya adalah kekakuan. Jadi semakin besar nilainya maka akan semakin kaku hasil yang didapatkan. Pada gambar diatas terlihat perbedaanya bukan?
Antara objek dengan stifness kecil dengan objek dengan nilai stifness yang besar. Objek dengan nilai 8 lebih terlihat lembut dari pada dengan nilai 24. Tapi jika kita memberikan nilai yang terlalu rendah, misalnya 1 maka hasil dari objek kita akan mengarah kebawah.

7. TOP JITTER

Top jitter ini adalah menu yang menentukan tumpang tindihnya objek yang kita buat. Bisa juga dikatakan ketidakteraturan, semakin besar nilainya maka semakin tidak teratur/abstrak hasil yang kita dapat.

8. WIDTH

Width adalah lebar objek secara keseluruhan, berbeda dengan rootwidth, yang hanya menentukan lebar bagian bawah atau akar.

9. STIFF JITTER

Stiff jitter sendiri saya kurang begitu mengerti maksudnya, akan tetapi jika kita terlalu besar memberikan nilai maka akan terlihat seperti contoh gambar diatas. Akan ada beberapa objek yang malah akan mengarah kebawah. :-)

10. DIVIDE

Seperti artinya, divide adalah menu untuk membagi objek yang kita buat. Tapi dalam hal ini saya kurang begitu mengerti membagi dalam hal apa. Mungkin hanya untuk meratakan tampilannya. Karena make fur sendiri membuat objek seperti rumput pada suatu area dengan cara membagi ke dalam beberapa grup.

11. DIRECTION(X/Y/Z) & FORCE (X/Y/Z)

Tutorial Make Fur Bahasa Indonesia
DIRECTION dan FORCE berfungsi untuk memberikan efek kemiringan secara konstan(tertiup angin) pada objek yang kita buat(terutama rumput). Perbedaan yang paling mencolok antara direction dan force adalah tingkat kemiringan dari keseluruhan objek. jika DIRECTION akan terasa sedikit acak acakan dalam efek kemiringannya, sedangkan FORCE akan memberikan efek yang konstan pada objek.

Menurut pendapat pribadi berdasarkan pengalaman menggunakan plugin make fur, fungsi make yang paling terasa hanya ada 2, al :
  1. Plugin pembuat rumput di sketchup
  2. Plugin pembuat karpet di sketchup
Membuat rumput di sketchup akan terasa sangat mudah dengan menggunakan plugin make fur ini. Begitu juga jika kita ingin membuat karpet di sketchup. Mungkin anda juga perlu mencoba salah satu plugin yang sangat mudah penggunaannya. Tidak ada salahnya bukan?

Mungkin jika anda bisa menambahkan fungsi lain plugin make fur ini bisa ditambahkan dalam kolom komentar, karena akan sangat bermanfaat pastinya jika bisa mengetahui kelebihan lain dari plugin make fur ini. Begitu juga jika anda mempunyai masukan, saran dan kritik untuk artikel ini dan untuk SketchupBlog pada umumnya silahkan tinggalkan pesan juga di kolom komentar. Itu semua untuk perkembangan blog ini agar bisa lebih baik lagi.

Salam Sukses!!!